Minggu, 13 April 2014

perancang pesawat


Perancang pesawat adalah cita-citaku dan seandanya cita-citaku tersebut aku capai aku akan membangun dunia dirgantara di negara tercinta. Dan jika aku diterima magang di pabrik pesawat luar negeri aku akan mempelajari teknologi mereka dan aku akan mengembangkannya sendiri. Sebenarnya yang dibutuhkan oleh Indonesia sekarang adalah insinyur dirgantara untuk membuat pesawat buatan dalam negeri yang berkualitas dan melibih pesawat buatan china,rusia,eropa dan amerika. Dan apabila aku diberi kesempatan untuk membuat pesawat di Indonesia aku akan membuat pesawat penumpang yang dipakai oleh banyak negara dan yang terpenting membanggakan negara. Indonesia memang pernah membuat pesawat terbang sendiri yang dirancang dan dibangun oleh B.J.Habiebie yang diberi nama N-250 (Gatot Kaca) namun pesawat ini tidak laku dipasaran. Dan dunia penerbangan di Indonesia sekarang lagi terpuruk karena banyak teknologi menara ATC (Air Trafict Control) yang dinilai terlalu jadul. Namun menurutku itu bukan alasan utama menurutku yang utama itu keahlian dari para pilot tersebut. Dan apabila cita-cita itu dapat aku capai aku akan merancang pesawat yang tercanggih dan dapat memakai menara ATC yang terjadul sekalipun dan semua pilot mudah memakainya. Pesawat itu akan terbang keliling nusantara dan internasional. Dan pesawat itu bisa mengarungi dua benua sekaligus dan dengan kecepatan yang tinggi. Pesawat yang kurancang itu akan mempunyai 4 lantai lebih banyak menampung penumpang dan dapat menambah pemasukkan negara dan bisa untuk pesawat kepresidenan yang lebih nyaman dari Air Force 1 pesawat kepresidenan amerika dan juga lebih aman. Dan aku akan membuat pesawat tempur yang lebih canggih dari Mig 35 milik rusia ataupun F-22 raptor milik amerika. Yang mampu memborbardir instalasi penting milik mush tanpa terdeteksi. Yang mampu melawan pesawat di udara. Yang bisa meloloskan diri dari pertempuran secepat kecepatan suara. Namun pesawat seperti  itu mungkin akan membutuhkan banyak biaya. Haha..... ,Tetapi itulah jika aku menjadi perancang pesawat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tulis yang seperlunya!

shAre

Entri Populer