Tampilkan postingan dengan label di. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label di. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 April 2014

Sejarah musik keroncong di Indonesia

BeritAnda - Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong, flute, dan seorang penyanyi wanita. Pada kesempatan kali ini kita akan menyajikan secara lengkap mengenai Sejarah Musik Keroncong dan Perkembangannya di Indonesia untuk menambah wawasan kita khususnya terhadap salah satu musik khas Indonesia
Sejarah Musik KeroncongMusik keroncong masuk ke negara Indonesia dibawa oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa sejak abad ke-16. Waktu itu, keroncong dikenal dengan fado, sejenis musik Portugis. Musik keroncong masuk pertama kali di Malaka dari daratan India (Goa) yang kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Pada abad ke-17, pengaruh portugis melemah di Nusantara, tapi musik ini tidak ikut hilang.
Awal mulanya bentuk musik ini adalah moresco, yaitu sebuah tarian asal Spanyol. Kemudian salah satu lagunya disusun kembali oleh Kusbini dan dikenal dengan nama Kr. Muritsu, yang diiringi oleh alat musik dawai. Seiiring dengan perkembangan zaman, banyak alat musik tradisional yang mulai muncul, seperti seruling dan gamelan. Pada abad ke-19, musik keroncong ini mulai popular di berbagai daerah di nusantara, sampai ke Semenanjung Malaya, sampai tahun 1960-an.
Setelah itu, musik keroncong pun mulai redup karena banyaknya musik popular yang masuk ke indistri musik Indonesia, seperti musik rock yang berkembang sejak tahun 1950 dan berkembangnya musik Beatle sejenisnya pada tahun 1961 sampai dengan sekarang.
Akan tetapi, meskipun musik di Indonesia ini semakin berkembang, musik keroncong tetap ada dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan di negara Malaysia pun sampai sekarang.
Alat-alat musik yang dimainkan untuk mengiringi lagu keroncong pada awalnya hanya diiringi oleh musik dawai, seperti biola, ukulele, dan selo. Alat musik perkusi jarang dipakai. Perlengkapan alat musik seperti ini masih dipakai oleh Keroncong Tugu, yaitu komunitas keroncong keturunan budak Portugis dari Ambon yang tinggal di kampung Tugu, Jakarta Utara.
Kemudian musik ini berkembang ke daerah selatan di Kemayoran dan Gambir oleh orang Betawi yang berbaur dengan musik Tanjador pada tahun 1880-1920. Pada tahun 1920-1960, pusat perkembangan musik keroncong pindah ke daerah Solo dan musiknya pun menjadi lebih lambat sesuai dengan sifat orang Jawa.
Saat ini, alat musik yang dipakai oleh para pemain musik keroncong sudah berkembang. Berikut ini alat musik yang dipakai dalam orkes keroncong yang sering ditampilkan.
1. Ukulele. Memiliki dawai 3 (nilon) yang mempunyai urutan nada G, B, E. Alat ini mengeluarkan suara crong-crong, sehingga disebut keroncong yang ditemukan pada tahun 1878 di hawai dan merupakan awal mula musik keroncong.
2. Ukulele yang memiliki 4 (baja). Urutan nadanya A, D, Fis, dan B.
3. Gitar akustik yang berfungsi sebagai gitar melodi yang dimainkan dengan gaya kontrapuntis (anti melodi).
4. Biola adalah alat yang menggantikan rebab.
5. Flute menggantikan suling bambu. Pada era keroncong abadi, suling bohm dipakai sebagai alat pengiring.
6. Selo menggantikan kendang.
7. Kontrabas menggantikan gong yang dimainkan dengan dipetik.
Pada saat dimainkan, ukulele dan bas adalah penjaga iraa. Gitar dan selo mengatur peralihan akord dan biola sebagai penuntun melodis sekaligus sebagai ornamen bawah. Flute berfungsi menghias atas dengan mengisi ruang melodi yang kosong.

Pada saat ini, musik keroncong dicampur dengan musik populer dengan menggunakan organ tunggal dan synthesizer, sehingga menghasilkan musik campuran.

Tokoh Keroncong
Salah satu tokoh Indonesia yang memiliki kontribusi cukup besar dalam membesarkan musik keroncong adalah alm. Gesang. Lelaki asal kota Surakarta (Solo) ini bahkan mendapatkan santunan setiap tahun dari pemerintah Jepang karena berhasil memperkenalkan musik keroncong di sana. Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah "Bengawan Solo". Lantaran pengabdiannya itulah, alm. Gesang dijuluki "Buaya Keroncong" oleh insan keroncong Indonesia, sebutan untuk pakar musik keroncong.

"Buaya Keroncong"

Asal muasal sebutan "Buaya Keroncong" berkisar pada lagu ciptaannya, Bengawan Solo. Bengawan Solo adalah nama sungai yang berada di wilayah Surakarta. Seperti diketahui, buaya memiliki habitat di rawa dan sungai. Reptil terbesar itu dihabitatnya nyaris tak terkalahkan, karena menjadi pemangsa yang ganas. Pengandaian semacam itulah yang mendasari mengapa alm. Gesang disebut sebagai "Buaya Keroncong".

Perkembangan Musik Keroncong
Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920). Ukulele ditemukan pada tahun 1879 di Hawaii, sehingga diperkirakan pada tahun berikutnya Keroncong baru menjelma pada tahun 1880, di daerah Tugu kemudian menyebar ke selatan daerah Kemayoran dan Gambir (lihat ada lagu Kemayoran dan Pasar Gambir, sekitar tahun 1913). Komedie Stamboel 1891-1903 lahir di Kota Pelabuhan Surabaya tahun 1891, berupaPentas Gaya Instanbul, yang mengadakan pertunjukan keliling di Hindia Belanda, Singapura, dan Malaya lewat jalur kereta api maupun kapal api.
Pada umumnya pertunjukan meliputi Cerita 1001 Malam (Arab) dan Cerita Eropa (Opera maupun Rakyat), termasuk Hikayat India dan Persia. Sebagai selingan, antar adegan maupun pembukaan, diperdengarkan musik mars, polka, gambus, dan keroncong. Khusus musik keroncong dikenal pada waktu itu Stambul I, Stambul II, dan Stambul III. Pada waktu itu lagu Stambul berirama cepat (sekitar meter 120 untuk satu ketuk seperempat nada), di mana Warga Kampung Tugu maupun Kusbini menyebut sebagai Keroncong Portugis, sedangkan Gesang menyebut sebagai Keroncong Cepat, dan berbaur dengan Tanjidor yang asli Betawi.
Musik keroncong lebih condong pada progresi akord dan jenis alat yang digunakan. Sejak pertengahan abad ke-20 telah dikenal paling tidak tiga macam keroncong, yang dapat dikenali dari pola progresi akordnya. Bagi pemusik yang sudah memahami alurnya, mengiringi lagu-lagu keroncong sebenarnya tidaklah susah, sebab cukup menyesuaikan pola yang berlaku. Pengembangan dilakukan dengan menjaga konsistensi pola tersebut.
Selain itu, terdapat pula bentuk-bentuk campuran serta adaptasi. Setelah mengalami evolusi yang panjang sejak kedatangan orang Portugis di Indonesia (1522) dan pemukiman para budak di daerah Kampung Tugu tahun 1661, dan ini merupakanmasa evolusi awal musik keroncong yang panjang (1661-1880), hampir dua abad lamanya, namun belum memperlihatkan identitas keroncong yang sebenarnya dengan suara crong-crong-crong, sehingga boleh dikatakan musik keroncong belum lahir tahun 1661-1880.
Dan akhirnya musik keroncong mengalami masa evolusi pendek terakhir sejak tahun 1880 hingga kini, dengan tiga tahap perkembangan terakhir yang sudah berlangsung dan satu perkiraan perkembangan baru (keroncong millenium). Tonggak awal adalah pada tahun 1879, di saat penemuan ukulele di Hawai yang segera menjadi alat musik utama dalam keroncong (suara ukulele: crong-crong-crong), sedangkan awal keroncong millenium sudah ada tanda-tandanya, namun belum berkembang (Bondan Prakoso).
Empat tahap masa perkembangan tersebut adalah
1. Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920),
2. Masa keroncong abadi (1920-1960),dan
3. Masa keroncong modern (1960-2000),serta
4. Masa keroncong millenium (2000-kini)
Penyanyi Keroncong Indonesia
1. Mus Mulyadi
Mus Mulyadi, pria kelahiran Surabaya ini telah malang melintang di dunia musik keroncong. Ia pun dijuluki sebagai “Buaya Keroncong”. Kemampuannya dalam olah vokal, terlebih lagi melakukan improvisasi dalam menyanyi, membuatnya terkenal dengan cengkoknya yang khas. Ia bisa melakukan perubahan tangga nada hingga enam tangga nada.
Mus Mulyadi telah membuat kurang lebih 80 album keroncong. Beberapa di antaranya merupakan album bersama dan album rohani. Mus Mulyadi pun melakukan rekaman bersama penyanyi keroncong lainnya yakni Waljinah.

2. Waljinah
Waljinah merupakan penyanyi keroncong terbaik Indonesia. Beliau dijuluki Walang Kekek karena lagunya yang berjudul Walang Kekek begitu membahana, dikenal oleh masyarakat Indonesia. Kiprah Waljinah dalam dunia musik keroncong sudah diakui tidak hanya di Indonesia saja. Di Malaysia, nama Waljinah cukup terkenal dan sering tampil di negeri jiran tersebut. Waljinah memiliki kekhawatiran besar terhadap kelangsungan musik asli Indonesia tersebut.
Sebagai penyanyi keroncong kawakan, Waljinah memang mendedikasikan hidupnya dengan bernyanyi di jalur musik keroncong. Ia begitu memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap pelestarian musik keroncong ini. Jika ia perhatikan, minat kaum muda terhadap musik keroncong tidak begitu besar dibandingkan dengan jenis musik lain seperti musik pop.
Untuk mengubah paradigma masyarakat dan memunculkan kesukaan masyarakat luas terhadap musik keroncong, Waljinah yang juga tak hanya memiliki kemampuan asah vokal di jalur musik keroncong, juga melakukan duet dengan penyanyi pop Chrisye dalam lagu Semusim. Kehadirannya dalam album Chrisye mampu memikat banyak penggemar musik pop untuk juga mendendangkan dan mulai menyukai musik keroncong, bahkan di kalangan anak muda.
Eksistensi dan usahanya mengembangkan terus musik keroncong memang membuktikan bahwa Waljinah merupakan sosok penyanyi keroncong kawakan Indonesia. Meski usianya sudah tidak lagi muda, ia tetap eksis bernyanyi, menyanyikan musik keroncong, musik tanah air yang begitu dicintainya.

3. Sundari Soekotjo
Selain Mus Mulyadi dan Waljinah, masih banyak penyanyi keroncong yang dimiliki Indonesia. Satu di antaranya yang terbilang cukup terkenal yakni Sundari Soekotjo. Penyanyi keroncong yang bergelar doktor ini memang dikenal oleh masyarakat tidak hanya dari suaranya saja, namun juga dari kepribadiannya yang santun, rendah hati, dan parasnya yang cantik. Meski sibuk mengajar sebagai staf dosen, Sundari tetap menekuni dunia musik keroncong untuk memelihara dan melestarikan musik asli Indonesia ini.
Persaingan yang terjadi di belantika musik Indonesia semakin ramai dan ketat. Orang-orang yang terjun ke dunia musik semakin banyak. Jenis musik yang sedang eksis pada saat itu apa, langsung digeluti. Hal tersebut mendapat kesan bahwa orang-orang yang bermunculan ke dunia musik hanya ikut-ikutan saja atau hanya sekadar numpang eksis.
Setelah jenis musiknya sudah tidak laku lagi atau hilang di pasaran, maka hilang pula ke eksisannya di dunia musik. Hanya pada saat itu saja munculnya, setelah itu hilang tanpa bekas. Berbeda dengan musisi yang memang benar-benar mempunyai bakat di dunia musik. Mereka menciptakan sebuah lagu dengan penuh perhitungan, mulai dari pembuatan lirik lagu sampai musiknya. Bukan semata-mata karena ikut-ikutan saja.
Hal tersebut membuat eksistensi musisi tersebut di belantika musik Indonesia bertahan cukup lama dan tetap dikenang oleh masyarakat umum. Bandingkan dengan musisi baru yang hanya ikut-ikutan eksis saja, kemunculannya hanya sebentar di belantika musik Indonesia dan hilang begitu saja. Berdasarkan penjelasan tersebut, kita dapat melihat bagaimana efek dari banyaknya kemunculan musisi baru yang hanya numpang eksis saja. Kualitas musik Indonesia semakin berkurang, baik dari liriknya ataupun musiknya.
Miris sekali melihat belantika musik di Indonesia diramaikan oleh musik-musik yang kurang berkualitas. Selera musik masyarakat Indonesia semakin menurun. Begitu juga banyaknya musisi baru yang membuat lagu dengan lirik yang tidak pantas atau tidak bermoral.
Berbeda dengan musik atau lagu-lagu daerah yang sampai sekarang masih eksis. Akan tetapi, karena jarang ada yang menyanyikannya, musik-musik daerah dan tradisional pun semakin hari semakin meredup, termasuk musik kerincong ini.
Untuk itu, pelestarian musik tradisional perlu digalakkan kembali. Banyak cara untuk melakukan hal tersebut, salah satunya adalah dengan menyanyikan kembali lagu-lagu daerah tersebut di masyarakat umum dengan diiringi musik yang popular saat ini. (BARA)
Sumber
read more “Sejarah musik keroncong di Indonesia”

Sejarah pemilu


  Pemilihan Umum Indonesia 1955 adalah pemilihan umum pertama di Indonesia dan diadakan pada tahun 1955. Pemilu ini sering dikatakan sebagai pemilu Indonesia yangpaling demokratis. Pemilu tahun 1955 ini dilaksanakan saat keamanan negara masih kurang kondusif; beberapa daerah dirundung kekacauan oleh DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) khususnya pimpinan Kartosuwiryo. Dalam keadaan seperti ini, anggota angkatan bersenjata dan polisi juga memilih. Mereka yang bertugas di daerah rawan digilir datang ke tempat pemilihan. Pemilu akhirnya pun berlangsung aman. 
Pemilu ini bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante. Jumlah kursi DPR yang diperebutkan berjumlah 260, sedangkan kursi Konstituante berjumlah 520 (dua kali lipat kursi DPR) ditambah 14 wakil golongan minoritas yang diangkat pemerintah.
Pemilu berikutnya diselenggarakan pada tahun 1971, tepatnya pada tanggal 5 Juli 1971. Pemilu ini adalah Pemilu pertama setelah orde baru, dan diikuti oleh 10 partai politik. Lima besar dalam Pemilu ini adalah Golongan Karya, Nahdlatul Ulama, Parmusi, Partai Nasional Indonesia, dan Partai Syarikat Islam Indonesia.
Pada tahun 1975, melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1975 tentang Partai Politik dan Golkar, diadakanlah fusi (penggabungan) partai-partai politik, menjadi hanya dua partai politik (yaitu Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Indonesia) dan satu Golongan Karya.
Pemilu-Pemilu berikutnya dilangsungkan pada tahun 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pemilu-Pemilu ini diselenggarakan dibawah pemerintahan Presiden Soeharto. Pemilu-Pemilu ini seringkali disebut dengan Pemilu Orde Baru. Sesuai peraturan Fusi Partai Politik tahun 1975, Pemilu-Pemilu tersebut hanya diikuti dua partai politik dan satu Golongan Karya. Pemilu-Pemilu tersebut kesemuanya dimenangkan oleh Golongan Karya.
Pemilu berikutnya, sekaligus Pemilu pertama setelah runtuhnya orde baru, yaitu Pemilu 1999 dilangsungkan pada tahun 1999 (tepatnya pada tanggal 7 Juni 1999) di bawah pemerintahan Presiden BJ Habibie dan diikuti oleh 48 partai politik.
Lima besar Pemilu 1999 adalah Partai Demokrasi Indonesia PerjuanganPartai GolkarPartai Persatuan PembangunanPartai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional.
Walaupun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meraih suara terbanyak (dengan perolehan suara sekitar 35 persen), yang diangkat menjadi presiden bukanlah calon dari partai itu, yaitu Megawati Soekarnoputri, melainkan dari Partai Kebangkitan Bangsa, yaitu Abdurrahman Wahid (Pada saat itu, Megawati hanya menjadi calon presiden). Hal ini dimungkinkan untuk terjadi karena Pemilu 1999 hanya bertujuan untuk memilih anggota MPR, DPR, dan DPRD, sementara pemilihan presiden dan wakilnya dilakukan oleh anggota MPR.
Pemilihan Umum Indonesia 2004 adalah pemilu pertama yang memungkinkan rakyat untuk memilih presiden secara langsung, dan cara pemilihannya benar-benar berbeda dari Pemilu sebelumnya. Pada pemilu ini, rakyat dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden (sebelumnya presiden dan wakil presiden dipilih oleh MPR yang anggota-anggotanya dipilih melalui Presiden). Selain itu, pada Pemilu ini pemilihan presiden dan wakil presiden tidak dilakukan secara terpisah (seperti Pemilu 1999) — pada pemilu ini, yang dipilih adalah pasangan calon (pasangan calon presiden dan wakil presiden), bukan calon presiden dan calon wakil presiden secara terpisah.
Pahun 2009 merupakan tahun Pemilihan Umum (pemilu) untuk Indonesia. Pada tanggal 9 April, lebih dari 100 juta pemilih telah memberikan suara mereka dalam pemilihan legislatif untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pada tanggal 8 Juli, masyarakat Indonesia sekali lagi akan memberikan suara mereka untuk memilih presiden dan wakil presiden dalam pemilihan langsung kedua sejak Indonesia bergerak menuju demokrasi di tahun 1998. Jika tidak ada calon yang mendapatkan lebih dari 50 persen suara, maka pemilihan babak kedua akan diadakan pada tanggal 8 September.
Hasil pemilihan anggota DPR pada tanggal 9 April tidak banyak memberikan kejutan. Mayoritas masyarakat Indonesia sekali lagi menunjukkan bahwa mereka lebih memilih partai nasional dibandingkan partai keagamaan. Tiga partai yang mendapatkan jumlah suara terbanyak bukan merupakan partai keagamaan dan mereka adalah Partai Demokrat (PD) dengan 20,8 persen perolehan suara, Golkar dengan 14,45 persen perolehan suara, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan 14,03 persen perolehan suara. Empat partai Islam – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Nasional (PKB) masing-masing hanya memperoleh 7,88 persen; 6,01 persen; 5,32 persen; dan 4,94 persen suara. Dua partai lainnya (Gerindra dan Hanura), yang juga bukan merupakan partai agama, memperoleh 4,46 persen dan 3,77 persen suara.
Pemilu tanggal 9 April juga mengurangi jumlah partai yang duduk di DPR. Hanya sembilan partai yang disebutkan di atas yang mendapatkan kursi di DPR. Sementara 29 partai lainnya gagal mencapai ketentuan minimum perolehan suara pemilu sebesar 2,5 persen dan tidak mendapatkan kursi di DPR. Hal ini diharapkan mengurangi jumlah partai politik yang akan bersaing untuk pemilu tahun 2014.
Namun dalam hal kualitas pengelolaan pemilu, pemilu 2009 disebut sebut sebagai pemilu yang terburuk selama sejarah Indonesia.
Nah bagaimana dengan pemilu 2014. Pemilu 2014 akan di ikuti oleh 10 Partai politik nasional dan ditambah dengan 3 partai politik lokal (khusus Aceh). Pastinya hasil dari pemilu 2014 akan kita nantikan. 
read more “Sejarah pemilu”

Sabtu, 28 Desember 2013

Video Porno di Indonesia

Proses perkembangan video porno di Indonesia lumayan cepat dan pesat. Yang awalnya sangat jarang video porno lokal beredar, sekarang sudah kayak virus. Dimana-mana ada dan bertambah terus dengan seiring berjalannya waktu. Berawal hanya dari kepingan VCD sampai video handphone 3GP. Segala macam format ada. Video porno lokal yang tadinya menjadi barang langka sekarang mudah didapat dimana-mana.
Sebenarnya apa sih yang dikategorikan dalam video porno yang MBDC bahas disini?
Video porno adalah sebuah video yang menunjukan gambar orang telanjang atau melakukan kegiatan seksual yang direkam secara sengaja maupun tidak sengaja yang bisa dilihat oleh banyak orang karena tersebar melalui internet.
Sudah paham kan kira-kira apa yang MBDC maksud disini? Kami juga yakin pasti kalian juga sudah sering melihatnya. Perlu diingat, kami bukan ingin memperlihatkan videonya, tapi disini kami ingin membahas dari sudut pandang sejarahnya, secara mungkin tidak lama lagi pelajaran pornografi akan masuk ke kurikulum sekolah. (Ingat! Jabatan MenPornInfo aja sudah ada loh sekarang…).
Inilah video-video yang memainkan peranan penting dalam sejarah video porno di Indonesia:

1. Anak Ingusan (2000)

Sejak MBDC mulai main internet, sepertinya ini pertama kalinya banget video porno asli buatan Indonesia yang diketahui pernah ada. MBDC sendiri belum pernah nontonnya, cuma beberapa kali dengar dari orang yang lebih dewasa dan melihat sreenshotnya saja. Tapi itu juga tidak tau asli atau tidak. Hal ini disebabkan karena peredarannya waktu itu tidak melalui internet seperti sekarang ini, tapi cuman lewat VCD, makanya sangat terbatas dan hanya kalangan tertentu saja yang pernah menontonnya. Gosipnya juga pemainnya tuh perek ama kuli bangunan. Eeeww… dari judul + pemainnya aja bisa kebayang gimana nasty nya ni video.
Video ini seperti Supersemar, keberadaannya diyakini ada tapi tidak ada yang tahu dimana keberadaannya.

2. Bandung Lautan Asmara (2001)

Pemain: 1 cewek 1 cowok.
Genre: Home made, XX Hardcore amateur
Jumlah Scene: 2 (ranjang & toilet)
Handycam Color 40 min
Sering disebut juga dengan video Itenas. Keluar pertama kali pada tahun 2001, ketika internet sedang heboh napster. Penyebaran video tersebut melalui forum ke forum. Belum ada social networking site seperti sekarang ini yang mungkin jumlah peredarannya dan kecepatan penyebarannya agak lambat dibandingkan jaman sekarang. Kenapa bisa beredar? Gosipnya sih katanya pas lagi transfer ke VCD dari handycam malah dicopy jadi banyak ama teknisinya terus disebar. Doooh!!
Video ini sangat terkenal sekali sehingga membuat nama kampus Itenas tersebut juga ikutan terkenal. Pemerannya N dan A gosipnya sampai pindah ke luar negri.… ini gosip… ga tau darimana…
Direkam melalui handycam di sebuah kamar hotel dengan set diatas ranjang di kamar tidur lalu scene berikutnya di atas closet toilet.

3. Video Casting Sabun (2002)

Pemain: 9 cewek
Genre: Candid, Amateur
Handycam Color 24 min
Beredar sekitar tahun 2002. Adegannya adalah ada 9 orang yang sedang ikutan casting untuk sebuah produk sabun lalu disuruh buka bajunya dan direkam. Enggak tau juga apakah yang mereka castingkan emang untuk produk sabun atau penggunaan kata “sabun” di dalam judulnya sengaja diberikan untuk menambah efek mesum. Enggak tau kenapa, sabun konotasinya kadang-kadang mesum, bener kan?
Kalau dilihat-lihat sih, setelah nyari sana sini untuk download, ehh taunya gak terlalu gimana banget seperti yang diharapkan. Dari cewek-ceweknya sih gak ada yang oke. Kurang nendang. Rata-rata gak buka full dan badannya berlemak-lemak. Dah gitu pakaian dalam yang digunakan kurang seksi dan warna-warnanya juga gak matching. Paling banter yaaah ada 1 yang buka ampe full atas bawah. Tapi ya gitu doang.
Oia btw, salah satu pemain di sini adalah Rizky Pritasari, cewek yang namanya dikenal suka berfoto-foto telanjang di situs porno lokal jaman dulu.

4. Video Kamar Mandi / Ganti Baju (2003)

Pemain: 4 orang + 1 fotografer dan asistennya.
Genre: Candid, Voyeur, Nude
Jumlah scene: 8 (semua di kamar ganti)
Handycam Color 14 min
Ketika video ini pertama kali beredar lumayan bikin heboh. Soalnya yang terlibat di dalamnya bukan orang-orang “biasa”, tapi ada juga artis yang terlibat. Mungkin video ini juga merupakan tonggak sejarah pertama kali beredarnya video rekaman artis. Meskipun hanya X2 alias nude aja, tapi pada masanya lumayan most wanted. Artis yang terlibat Sarah Azhari, Femmy Permatasari, Rachel Maryam dan penyanyi Shanty di sebuah studio foto milik Budi Han.
Kasus ini sampai ke Polisi dan akhirnya Budi Han mengaku bersalah dan dikenai hukuman. Rasanya ini merupakan video pertama yang memakan korban pelakunya hingga sampai ke proses hukum.
Video ini mengambil setting kamar mandi dengan scene-scene yang memperlihatkan objeknya ganti baju.

5. Belum Ada Judul (2005)

Pemain: 1 cewek + 1 cowok
Genre: XXX Hardcore amateur
Jumlah scene: 3
Handycam Color 45 min
Keren yah judulnya: Belum Ada Judul alias untitled. Entah mungkin karena saat itu peredaran video porno lokal sedang heboh-hebohnya sampai orang tidak sempat memberi judul video ini tapi udah keburu kesebar. Ibaratnya kaya leaked trailer dari film blockbuster yang belum ketawan judulnya.
Tapi mungkin juga karena dari video ini tidak ada yang bisa ditarik ciri khas ataupun informasi lain menyangkut pemain ataupun lokasi dari pembuatan video ini. Semuanya tersamar dan tidak jelas. Tapi sudah keburu kesebar heboh, ya udah kita anggap itu sebagai judulnya aja.
Setelah berapa lama orang-orang mencoba untuk memberikan judul kepada video malang ini. Video ini juga dikenal antara lain sebagai Video Honey Moon (Bulan Madu) atau Bandung Lautan Asmara 2. Kenapa lagi-lagi Bandung diasosiasikan dengan video porno, hal ini dilakukan bukan sembarangan. Pada awal scene video ini terdapat shot sebuah mobil dengan plat nomor yang terlihat sangat jelas, yaitu plat nomor D dari Bandung.
Adegannya seorang cewek dan cowok yang nginep di sebuah hotel/losmen sederhana melakukan hubungan seksual dengan berbagai macam gaya. MBDC rasa mereka sebelumnya sepakat untuk melakukan semua posisi yang terdapat di Kama Sutra, karena gaya yang mereka lakukan termasuk banyak dan sangat bervariatif. Terlihat keduanya memang sudah sering melakukannya bersama, alias bukan pasangan baru.
Videonya sih yaaa lumayan deh untuk ukuran video porno lokal yang beredar, tapi gongnya disini nih: si pemeran ceweknya diduga bernama Rita, seorang anak pejabat yang baru-baru ini menang pilkada Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Wiiihh canggih yah.
Jadi saran MBDC: untuk menjadi seorang wakil rakyat modal utama yang paling bener adalah video porno (lihat juga point 5 artikel ini).

6. Video Anggota DPR (2006)

Pemain: 1 wakil rakyat + 1 penyanyi dangdut.
Genre: Soft home made porn, amateur, fat guy.
Jumlah scene: 1
Handphone video 3GP 42 sec
Video ini merupakan penyegaran juga pada masa itu. Dimana video-video porno yang beredar didominasi oleh pemain-pemain amatir dan artis, nah video ini mempunyai pemain dari wakil rakyat. Ya… seorang yang kita tunjuk untuk duduk di parlemen dan mewakili kita semua. Dan sekarang beliau mempunyai video pornonya. Lawan mainnya seorang penyanyi dangdut Maria Eva, yang kini telah mencalonkan diri menjadi sesuatu gitu yang mewakili kita.
Durasinya enggak lama, yaitu sekitar 42 detik. Hanya menggambarkan seseorang berperut buncit yang telanjang bulat mendekati seorang wanita yang sedang topless. Sebenarnya video ini bisa dikategorikan sebagai soft porn, karena tidak terlihatnya alat vital dari laki-laki meskipun dia bertelanjang bulat. Mungkin karena ukurannya yang membuatnya tersamar, tidak ada yang tahu… dan tidak ada yang peduli juga.
Yang kita pedulikan disini adalah bahwa video ini tersebar heboh melalui Youtube, yang pada waktu itu juga termasuk baru untuk kalangan pengguna internet di Indonesia. Tapi dengan adanya video ini, situs Youtube jadi tambah populer buat Indonesia.

Sebuah parodi dari video Yahya Zaini.

7. Peterporn (2010)

Pemain: 1 Ariel + 2 cewek (+20 lagi yang masih misteri)
Genre: XXX Celebrity Hardcore
Jumlah scene: yang baru diketahui sampai saat ini: 3
Handycam color and handphone video 3GP 14 min
Beeehhh… siapa yang gak tau Peterporn. Ini rasanya kaya hari kemerdekaannya video porno lokal. Dan pada tanggal 10 Juni 2010, hari dimana Peterporn beredar telah ditetapkan sebagai hari porno nasional.
Kenapa video ini sangat fenomenal? Karena melibatkan artis papan atas, seorang Ariel dengan kekasihnya dan beberapa kekasih lainnya. Yang beredar ke permukaan hanya ada 2 video, tapi gosipnya katanya ada sampai 20an lebih video dengan berbagai orang. Tiap video beda cewek. Ini baru namanya rockstar!
Perasaan rakyat Indonesia dengan emosinya saat itu sangat dimainkan. Video pertama muncul… jebret! Mantep… terus langsung gosip muncul katanya ada video lain lagi. Ehh terus 2 hari kemudian muncul lagi video yang kedua. Wahhh… se Indonesia heboh. Seluruh Indonesia tidak tidur. Semua standby di internet, Twitter, Youtube, Facebook dan semuanya. Segala macam cara digunakan untuk mendapatkan video berikutnya. Muncul beberapa judul yang ternyata palsu. Berselang sehari, dua hari dan akhirnya beberapa hari tidak ada perkembangan baru. Indonesia kecewa… tetapi MBDC tetap menunggu dan standby setiap saat.
Peterporn ini menjadi pembahasan semua kalangan. Dari tukang rokok di pinggir jalan, sampai miting-miting direksi perusahaan besar pasti diselingi dengan sedikit celetukan atau pembahasan. Bahkan tidak sedikit juga yang melakukan nonton bareng.
MBDC mendapat kabar juga setelah video kedua beredar, banyak orang yang lehernya sakit. Ini dikarenakan mereka terlalu banyak menonton video kedua dengan format asli.
Di Twitter sampai menjadi trending topics berhari-hari. Dan pada hari itu juga Twitter sempat crashed karena terlalu heboh.
Tau ndiri kan kalau Indonesia adalah negara dengan pengguna Twitter terbanyak di dunia, nah bayangin gimana tuh kalo semuanya pada saat dan jam yang sama bangun dan heboh menggunakan Twitter. Dijamin rontok tuh server. MBDC rasa kasus Peterporn ini juga ada manfaatnya untuk pengelola Twitter sebagai momen pembelajaran contoh kasus.
Semua orang ikut berkomentar, bahkan presiden kita yang biasanya cenderung kalem dan tidak berkomentar terhadap sebuah kasus, dalam kasus Peterporn ini dia ikut berkomentar. Sebuah televisi berita swasta juga menampilkan nara sumber yang mencanangkan sebuah gerakan yaitu: Gerakan Anti Bugil Depan Kamera.
Vicky Vette, bintang porno beneran dari Amerika juga ikut komentar mengenai kasus ini.
Semua orang berbicara dan semua orang bersatu membahas masalah ini. Kita semua merasa lebih dekat dan mempunyai bahan pembicaraan yang sama. Suasana jadi lebih cair dan relaks ketika kita membahas ini. Peterporn telah menyatukan kita semua.


Sumber: http://malesbanget.com/2010/09/sejarah-video-porno-di-indonesia/#ixzz2nUTbNBdD
Copyright Malesbanget.com 2011
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives
read more “Video Porno di Indonesia”

Minggu, 15 Desember 2013

Sejarah video porno di Indonesia

Proses perkembangan video porno di Indonesia lumayan cepat dan pesat. Yang awalnya sangat jarang video porno lokal beredar, sekarang sudah kayak virus. Dimana-mana ada dan bertambah terus dengan seiring berjalannya waktu. Berawal hanya dari kepingan VCD sampai video handphone 3GP. Segala macam format ada. Video porno lokal yang tadinya menjadi barang langka sekarang mudah didapat dimana-mana.
Sebenarnya apa sih yang dikategorikan dalam video porno yang MBDC bahas disini?
Video porno adalah sebuah video yang menunjukan gambar orang telanjang atau melakukan kegiatan seksual yang direkam secara sengaja maupun tidak sengaja yang bisa dilihat oleh banyak orang karena tersebar melalui internet.
Sudah paham kan kira-kira apa yang MBDC maksud disini? Kami juga yakin pasti kalian juga sudah sering melihatnya. Perlu diingat, kami bukan ingin memperlihatkan videonya, tapi disini kami ingin membahas dari sudut pandang sejarahnya, secara mungkin tidak lama lagi pelajaran pornografi akan masuk ke kurikulum sekolah. (Ingat! Jabatan MenPornInfo aja sudah ada loh sekarang…).
Inilah video-video yang memainkan peranan penting dalam sejarah video porno di Indonesia:

1. Anak Ingusan (2000)

Sejak MBDC mulai main internet, sepertinya ini pertama kalinya banget video porno asli buatan Indonesia yang diketahui pernah ada. MBDC sendiri belum pernah nontonnya, cuma beberapa kali dengar dari orang yang lebih dewasa dan melihat sreenshotnya saja. Tapi itu juga tidak tau asli atau tidak. Hal ini disebabkan karena peredarannya waktu itu tidak melalui internet seperti sekarang ini, tapi cuman lewat VCD, makanya sangat terbatas dan hanya kalangan tertentu saja yang pernah menontonnya. Gosipnya juga pemainnya tuh perek ama kuli bangunan. Eeeww… dari judul + pemainnya aja bisa kebayang gimana nasty nya ni video.
Video ini seperti Supersemar, keberadaannya diyakini ada tapi tidak ada yang tahu dimana keberadaannya.

2. Bandung Lautan Asmara (2001)

Pemain: 1 cewek 1 cowok.
Genre: Home made, XX Hardcore amateur
Jumlah Scene: 2 (ranjang & toilet)
Handycam Color 40 min
Sering disebut juga dengan video Itenas. Keluar pertama kali pada tahun 2001, ketika internet sedang heboh napster. Penyebaran video tersebut melalui forum ke forum. Belum ada social networking site seperti sekarang ini yang mungkin jumlah peredarannya dan kecepatan penyebarannya agak lambat dibandingkan jaman sekarang. Kenapa bisa beredar? Gosipnya sih katanya pas lagi transfer ke VCD dari handycam malah dicopy jadi banyak ama teknisinya terus disebar. Doooh!!
Video ini sangat terkenal sekali sehingga membuat nama kampus Itenas tersebut juga ikutan terkenal. Pemerannya N dan A gosipnya sampai pindah ke luar negri.… ini gosip… ga tau darimana…
Direkam melalui handycam di sebuah kamar hotel dengan set diatas ranjang di kamar tidur lalu scene berikutnya di atas closet toilet.

3. Video Casting Sabun (2002)

Pemain: 9 cewek
Genre: Candid, Amateur
Handycam Color 24 min
Beredar sekitar tahun 2002. Adegannya adalah ada 9 orang yang sedang ikutan casting untuk sebuah produk sabun lalu disuruh buka bajunya dan direkam. Enggak tau juga apakah yang mereka castingkan emang untuk produk sabun atau penggunaan kata “sabun” di dalam judulnya sengaja diberikan untuk menambah efek mesum. Enggak tau kenapa, sabun konotasinya kadang-kadang mesum, bener kan?
Kalau dilihat-lihat sih, setelah nyari sana sini untuk download, ehh taunya gak terlalu gimana banget seperti yang diharapkan. Dari cewek-ceweknya sih gak ada yang oke. Kurang nendang. Rata-rata gak buka full dan badannya berlemak-lemak. Dah gitu pakaian dalam yang digunakan kurang seksi dan warna-warnanya juga gak matching. Paling banter yaaah ada 1 yang buka ampe full atas bawah. Tapi ya gitu doang.
Oia btw, salah satu pemain di sini adalah Rizky Pritasari, cewek yang namanya dikenal suka berfoto-foto telanjang di situs porno lokal jaman dulu.

4. Video Kamar Mandi / Ganti Baju (2003)

Pemain: 4 orang + 1 fotografer dan asistennya.
Genre: Candid, Voyeur, Nude
Jumlah scene: 8 (semua di kamar ganti)
Handycam Color 14 min
Ketika video ini pertama kali beredar lumayan bikin heboh. Soalnya yang terlibat di dalamnya bukan orang-orang “biasa”, tapi ada juga artis yang terlibat. Mungkin video ini juga merupakan tonggak sejarah pertama kali beredarnya video rekaman artis. Meskipun hanya X2 alias nude aja, tapi pada masanya lumayan most wanted. Artis yang terlibat Sarah Azhari, Femmy Permatasari, Rachel Maryam dan penyanyi Shanty di sebuah studio foto milik Budi Han.
Kasus ini sampai ke Polisi dan akhirnya Budi Han mengaku bersalah dan dikenai hukuman. Rasanya ini merupakan video pertama yang memakan korban pelakunya hingga sampai ke proses hukum.
Video ini mengambil setting kamar mandi dengan scene-scene yang memperlihatkan objeknya ganti baju.

5. Belum Ada Judul (2005)

Pemain: 1 cewek + 1 cowok
Genre: XXX Hardcore amateur
Jumlah scene: 3
Handycam Color 45 min
Keren yah judulnya: Belum Ada Judul alias untitled. Entah mungkin karena saat itu peredaran video porno lokal sedang heboh-hebohnya sampai orang tidak sempat memberi judul video ini tapi udah keburu kesebar. Ibaratnya kaya leaked trailer dari film blockbuster yang belum ketawan judulnya.
Tapi mungkin juga karena dari video ini tidak ada yang bisa ditarik ciri khas ataupun informasi lain menyangkut pemain ataupun lokasi dari pembuatan video ini. Semuanya tersamar dan tidak jelas. Tapi sudah keburu kesebar heboh, ya udah kita anggap itu sebagai judulnya aja.
Setelah berapa lama orang-orang mencoba untuk memberikan judul kepada video malang ini. Video ini juga dikenal antara lain sebagai Video Honey Moon (Bulan Madu) atau Bandung Lautan Asmara 2. Kenapa lagi-lagi Bandung diasosiasikan dengan video porno, hal ini dilakukan bukan sembarangan. Pada awal scene video ini terdapat shot sebuah mobil dengan plat nomor yang terlihat sangat jelas, yaitu plat nomor D dari Bandung.
Adegannya seorang cewek dan cowok yang nginep di sebuah hotel/losmen sederhana melakukan hubungan seksual dengan berbagai macam gaya. MBDC rasa mereka sebelumnya sepakat untuk melakukan semua posisi yang terdapat di Kama Sutra, karena gaya yang mereka lakukan termasuk banyak dan sangat bervariatif. Terlihat keduanya memang sudah sering melakukannya bersama, alias bukan pasangan baru.
Videonya sih yaaa lumayan deh untuk ukuran video porno lokal yang beredar, tapi gongnya disini nih: si pemeran ceweknya diduga bernama Rita, seorang anak pejabat yang baru-baru ini menang pilkada Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Wiiihh canggih yah.
Jadi saran MBDC: untuk menjadi seorang wakil rakyat modal utama yang paling bener adalah video porno (lihat juga point 5 artikel ini).

6. Video Anggota DPR (2006)

Pemain: 1 wakil rakyat + 1 penyanyi dangdut.
Genre: Soft home made porn, amateur, fat guy.
Jumlah scene: 1
Handphone video 3GP 42 sec
Video ini merupakan penyegaran juga pada masa itu. Dimana video-video porno yang beredar didominasi oleh pemain-pemain amatir dan artis, nah video ini mempunyai pemain dari wakil rakyat. Ya… seorang yang kita tunjuk untuk duduk di parlemen dan mewakili kita semua. Dan sekarang beliau mempunyai video pornonya. Lawan mainnya seorang penyanyi dangdut Maria Eva, yang kini telah mencalonkan diri menjadi sesuatu gitu yang mewakili kita.
Durasinya enggak lama, yaitu sekitar 42 detik. Hanya menggambarkan seseorang berperut buncit yang telanjang bulat mendekati seorang wanita yang sedang topless. Sebenarnya video ini bisa dikategorikan sebagai soft porn, karena tidak terlihatnya alat vital dari laki-laki meskipun dia bertelanjang bulat. Mungkin karena ukurannya yang membuatnya tersamar, tidak ada yang tahu… dan tidak ada yang peduli juga.
Yang kita pedulikan disini adalah bahwa video ini tersebar heboh melalui Youtube, yang pada waktu itu juga termasuk baru untuk kalangan pengguna internet di Indonesia. Tapi dengan adanya video ini, situs Youtube jadi tambah populer buat Indonesia.

Sebuah parodi dari video Yahya Zaini.

7. Peterporn (2010)

Pemain: 1 Ariel + 2 cewek (+20 lagi yang masih misteri)
Genre: XXX Celebrity Hardcore
Jumlah scene: yang baru diketahui sampai saat ini: 3
Handycam color and handphone video 3GP 14 min
Beeehhh… siapa yang gak tau Peterporn. Ini rasanya kaya hari kemerdekaannya video porno lokal. Dan pada tanggal 10 Juni 2010, hari dimana Peterporn beredar telah ditetapkan sebagai hari porno nasional.
Kenapa video ini sangat fenomenal? Karena melibatkan artis papan atas, seorang Ariel dengan kekasihnya dan beberapa kekasih lainnya. Yang beredar ke permukaan hanya ada 2 video, tapi gosipnya katanya ada sampai 20an lebih video dengan berbagai orang. Tiap video beda cewek. Ini baru namanya rockstar!
Perasaan rakyat Indonesia dengan emosinya saat itu sangat dimainkan. Video pertama muncul… jebret! Mantep… terus langsung gosip muncul katanya ada video lain lagi. Ehh terus 2 hari kemudian muncul lagi video yang kedua. Wahhh… se Indonesia heboh. Seluruh Indonesia tidak tidur. Semua standby di internet, Twitter, Youtube, Facebook dan semuanya. Segala macam cara digunakan untuk mendapatkan video berikutnya. Muncul beberapa judul yang ternyata palsu. Berselang sehari, dua hari dan akhirnya beberapa hari tidak ada perkembangan baru. Indonesia kecewa… tetapi MBDC tetap menunggu dan standby setiap saat.
Peterporn ini menjadi pembahasan semua kalangan. Dari tukang rokok di pinggir jalan, sampai miting-miting direksi perusahaan besar pasti diselingi dengan sedikit celetukan atau pembahasan. Bahkan tidak sedikit juga yang melakukan nonton bareng.
MBDC mendapat kabar juga setelah video kedua beredar, banyak orang yang lehernya sakit. Ini dikarenakan mereka terlalu banyak menonton video kedua dengan format asli.
Di Twitter sampai menjadi trending topics berhari-hari. Dan pada hari itu juga Twitter sempat crashed karena terlalu heboh.
Tau ndiri kan kalau Indonesia adalah negara dengan pengguna Twitter terbanyak di dunia, nah bayangin gimana tuh kalo semuanya pada saat dan jam yang sama bangun dan heboh menggunakan Twitter. Dijamin rontok tuh server. MBDC rasa kasus Peterporn ini juga ada manfaatnya untuk pengelola Twitter sebagai momen pembelajaran contoh kasus.
Semua orang ikut berkomentar, bahkan presiden kita yang biasanya cenderung kalem dan tidak berkomentar terhadap sebuah kasus, dalam kasus Peterporn ini dia ikut berkomentar. Sebuah televisi berita swasta juga menampilkan nara sumber yang mencanangkan sebuah gerakan yaitu: Gerakan Anti Bugil Depan Kamera.
Vicky Vette, bintang porno beneran dari Amerika juga ikut komentar mengenai kasus ini.
Semua orang berbicara dan semua orang bersatu membahas masalah ini. Kita semua merasa lebih dekat dan mempunyai bahan pembicaraan yang sama. Suasana jadi lebih cair dan relaks ketika kita membahas ini. Peterporn telah menyatukan kita semua.


Sumber: http://malesbanget.com/2010/09/sejarah-video-porno-di-indonesia/#ixzz2nUTbNBdD
Copyright Malesbanget.com 2011
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives
read more “Sejarah video porno di Indonesia”

shAre

Entri Populer