Tampilkan postingan dengan label apa benar?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apa benar?. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juni 2012

Benarkah Indonesia pernah dijajah Belanda, Jepang dan bangsa lain?

Sejak kecil dari aku mengenal baca tulis di SD hinga menamatkan SMA, pelajaran sejarah perjuangan bangsa mengatakan bahwa Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun lebih.Dijajah jepang 3,5 tahun lebih.Pelajaran ini aku telan bulat-bulat benar adanya.Lalu sempat juga aku terpikir, mengapa sampai 3 abad lebih  lamanya tanpa ada kesadaran perlawanan memerdekakan diri dari cengkraman sang penjajah.???
Ternyata setelah saya banyak baca baca sejarah dan buka internet hasilnya, Indonesia tidak pernah dijajah oleh bangsa manapun.Nah anda pasti terkejut bukan.apa tidak salah baca .kok anda berani buat pernyataan yang kontradiksi???

Oke, Faktanya, Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.sebelum tanggal tersebut, yang namanya negara republik Indonesia belum ada di peta dunia dan di akui oleh PBB.

Pada 6 Agustus 1945, 2 bom atom dijatuhkan ke dua kota di Jepang, Hiroshima danNagasaki oleh Amerika Serikat. Ini menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Kalau dilihat dari tahun kehadiran mereka, jelas bahwa Belanda dan Jepang itu tidak pernah menjajah RI.Bagaimana mau dijajah, RI sendiri saja belum lahir.Jadi angka 350 tahun dan 3,5 tahun itu siapa yang dijajah?Faktanya, yang dijajah adalah kerajaan dan kesultanan yang ada di kepulauan Nusantara.kalaupun anda tanya sama orang jepang, pernahkah anda menjajah Republik Indonesia???mereka pasti tertawa dan akan menjawab tidak pernah.Karena pengalaman sewaktu saya bekerja di sebuah NGO yang ada orang jepangnya , pernah saya tanyakan juga, walaupun saya sudah tahu jawabannya.Ianya malah tersenyum, dan menggeleng.

Kalau kita pelajari sejarah, angka 350 tahun tersebut, benarkah keseluruhan kepulauan Nusantara dikuasai oleh Belanda?pasti tidak.contohnya kesultanan Aceh.(1496 - 1903)

"Sultan Muhammad Daud akhirnya menyerahkan diri kepada Belanda pada tahun 1903setelah dua istrinya, anak serta ibundanya terlebih dahulu ditangkap oleh Belanda. Kesultanan Aceh akhirnya jatuh seluruhnya pada tahun 1904." Saat itu, hampir seluruh Aceh telah direbut Belanda. 
Dari tahun 1903 - 1941 Hanya 38 tahun saja, itupun Sultan bukan menyerah, tetapi dibuat surat pernyataan palsu oleh belanda.Sampai sekarang Belanda secara resmi belum mencabut pernyataan perangnya terhadap Kesultanan Aceh.

Nah, selama 350 tahun itupun yang menjadi pasukan belanda yang memerangi rakyat dinusantara bukanlah 100% orang Belanda eropa sana, tetapi belanda hitam alias londo ireng kata orang jawa.

"Tahun 1936, jumlah pribumi yang menjadi serdadu KNIL mencapai 33 ribu orang, atau sekitar 71% dari keseluruhan tentara KNIL, di antaranya terdapat sekitar 4.000 orang Ambon, 5.000 orang Manado dan 13.000 orang Jawa.

Apabila meneliti jumlah perwira, bintara serta prajurit yang murni orang Belanda terlihat, bahwa sebenarnya jumlah mereka sangat kecil. Pribumi yang mencapai pangkat tertinggi di KNIL adalah Kolonel KNIL Abdoelkadir Widjojoatmodjo, yang tahun 1947 memimpin delegasi Belanda dalam perundingan di atas kapal perang AS Renville, yang membuahkan Persetujuan Renville. Seorang Indonesia keturunan Inggris, Sultan Hamid II mencapai pangkat Mayor Jenderal dalam posisi Asisten Politik Ratu Juliana."





Korps Marechaussee te Voet, di Indonesia dikenal sebagai Marsose, adalah satuan militer yang dibentuk pada masa kolonial Hindia Belanda oleh KNIL (tentara kolonial) sebagai tanggapan taktis terhadap perlawanan gerilya di Aceh. Korps ini tidak ada ikatan dengan Koninklijke Marechaussee di Belanda.

Marsose ditugaskan di Hindia Belanda, antara lain dalam pertempuran melawan Sisingamangaraja XII di Sumatera Utara, yang pada tahun 1907 berhasil mengalahkan dan menewaskan Sisingamangaraja XII. Pada Perang Aceh, Marsose dapat menguasai pegunungan dan hutan rimba raya di Aceh untuk mencari dan mengejar gerilyawan Aceh.

Kalau anda jalan-jalan ke Banda Aceh, singgahlah di perkuburan belanda "Kirckhof" disana yang banyak terbaring bukan jasad Belanda Eropa, tetapi Belanda dari Ambon :)
Inilah sekelumit perjalanan kepulauan nusantara, mula mula dikuasai oleh kerajaan dan kesultanan, lalu Belanda, Jepang kemudian di kuasai oleh  Indonesia.Ntah apa nasib kedepan, akupun tak tahu.

Semua bahan saya kutip dari wikipedia dan tulisan ini bukan bermaksud tidak menghargai perjuangan endatu kita mengusir penjajah dari bumi Nusantara tetapi sebagai kebenaran sejarah.

read more “Benarkah Indonesia pernah dijajah Belanda, Jepang dan bangsa lain?”

Minggu, 17 Juli 2011

apa benar? , kalau orang yang kencing di malam hari sangat berbahaya?

Waspadai sering kencing dimalam hari? apakah Anda termasuk orang yang sering kencing di malam hari? Bila ya, waspadalah. Sebab, kebiasaan tersebut bisa jadi pertanda adanya penyakit serius sedang menghampiri Anda.
Orang yang sering buang air kecil pada malam hari rupanya mempunyai risiko tinggi yang berujung pada kematian. Meskipun orang bersangkutan baru saja sembuh dari kondisi kronis. Penelitian ini berdasarkan studi terbaru yang dilakukan para ahli dunia baru-baru ini. Penelitian ini menjabarkan bahwa kebiasaan buang air kecil di malam hari, merupakan kondisi medis yang diperkirakan menjadi penyebab kematian di kalangan orang dewasa maupun kalangan lanjut usia.
Studi tentang hal ini pertama kali dilakukan oleh peneliti New England Research Institute di Watertown, Massachusetts. Para peneliti tersebut memeriksa rekam kesehatan pada sedikitnya 16.000 pria dan wanita pada usia 20 tahun ke atas.
Mereka menemukan bahwa orang-orang yang bangun di malam hari dan buang air kecil sebanyak dua kali atau lebih, mempunyai risiko kematian yang lebih tinggi dibanding orang yang buang air kecil kurang dari dua kali pada malam hari.
Hubungan antara kebiasaan buang air kecil dan risiko kematian ini terutama dapat terjadi pada penderita diabetes dan penyakit kardiovaskular. Risiko kematian akan hal ini juga sangat tinggi pada orang yang berusia antara 20 tahun sampai 64 tahun, ketimbang orang yang berusia 65 tahun ke atas.
"Pada orang muda yang mengaku sering mengalami buang air kecil di malam hari, mempunyai risiko kematian dua kali lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki kebiasaan ini. Sementara orang dewasa yang intens buang air kecil pada malam hari, memiliki risiko kematian sebesar 20–30 persen lebih tinggi," papar peneliti dari New England Research Institutes, Varant Kupelian seperti dikutip dari laman healthday.com.
Varant menguji data dari Third National Health dan Nutrition Examination Survey (NHANES III) yang dilakukan antara tahun 1988 dan 1994. Termasuk data sertifikat kematian yang terdapat pada indeks kematian nasional hingga sepanjang Desember 2000.
Dalam kelompok studi yang terdiri atas 15.988 pria dan wanita, kebiasaan buang air kecil pada pria sebanyak 15,5 persen sedangkan pada wanita 21 persen dan semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Varant menyatakan, seringnya buang air kecil bisa menjadi pertanda bahwa orang bersangkutan tengah mengalami penyakit yang tidak terdeteksi atau perkembangan dari penyakit kronis. Ditambahkannya, kebiasaan buang air kecil ketika tengah tertidur dapat pula berisiko pada penyakit lain. Umpamanya kerapuhan tulang yang terjadi ketika orang hendak bangun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar kecil.
Penelitian yang hampir serupa berkaitan dengan kondisi ini juga pernah dilakukan oleh para peneliti dari Fakultas Kedokteran di Universitas Tohoku, Sendai. Peneliti menguji sebuah kelompok yang bermukim di perkotaan yang berada di utara Jepang. Hasil yang didapat dari penelitian tersebut sama dengan yang penelitian yang dijalani tim di Amerika Serikat.
Kali ini para ahli di Jepang menguji kesehatan 788 pria dan wanita dengan kisaran usia 70 tahun lebih. Peneliti juga merekam data kematian orang-orang tersebut selama lima tahun. Salah seorang peneliti, Dr Haruo Nakagawa, menemukan peningkatan risiko kematian yang tinggi terjadi pada orang-orang lanjut usia tersebut dengan seringnya kebiasaan buang air kecil di malam hari yang mereka alami. Kondisi ini sudah termasuk memperkirakan penyebab kematian lain yang mungkin terjadi di luar kebiasaan itu.
Dr Haruo kemudian menyimpulkan bahwa semakin sering kebiasaan buang air kecil ini terjadi, maka orang yang bersangkutan mempunyai risiko kematian yang juga semakin tinggi.
"Kedua penelitian ini menunjukkan hubungan yang sama, yakni antara frekuensi buang air kecil dan tingginya risiko kematian," kata Haruo. Lebih lanjut Haruo mengatakan, langkah selanjutnya adalah mencoba mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab hubungan ini.
"Pesan yang perlu disampaikan kepada pasien adalah jangan lantas menjadi panik ketika Anda termasuk orang yang sering buang air kecil di malam hari," kata Dr Tomas L Griebling selaku wakil kepala Departemen Urologi di Universitas Kansas, Kansas City. Yang perlu dilakukan, ungkap Tomas, adalah mengatakan keluhan ini kepada dokter Anda. Sebab, mungkin saja Anda mengidap penyakit yang sebelumnya tidak terdeteksi.
Kebiasaan buang air kecil ini terutama terjadi pada perokok ataupun mantan perokok. Bagi Anda yang merokok, sepertinya semakin banyak alasan untuk berhenti. Penelitian menunjukkan, tidak merokok dapat meningkatkan kesehatan saluran kencing termasuk kesehatan seksual lelaki. Dalam salah satu penelitian, peneliti melakukan survei kepada lebih dari 2.000 orang wanita bangsa Finlandia dengan usia mulai dari 18 sampai 79 tahun tentang kebiasaan merokok dan kesehatan saluran kencing mereka.
Peneliti menemukan bahwa perokok dan mantan perokok 1,8 sampai 2,7 kali lebih sering buang air kecil secara mendadak dan 1,7 hingga 3,0 kali harus buang air kecil secara rutin, daripada orang yang tidak pernah merokok.
Dalam studi yang dilakukan secara terpisah, peneliti menguji sebanyak 178 pria di Rumah Sakit VA di North Carolina. Setelah menyesuaikan dengan faktor lain seperti usia dan ras, peneliti menemukan bahwa responden yang giat olahraga terbukti mempunyai fungsi seksual yang lebih baik ketimbang yang tidak atau jarang berolahraga."Dari fakta-fakta yang dibeberkan ini,tentunya kita semakin paham akan pentingnya berhenti merokok dan mulai berolahraga secara rutin," kata Dr Anthony Y Smith.

Sumber: http://thegaulia.blogspot.com/2011/07/bahaya-orang-yang-suka-kencing-di-malam.html#ixzz1SLfGTd8A
read more “apa benar? , kalau orang yang kencing di malam hari sangat berbahaya?”

shAre

Entri Populer